Khasiat Tempe dan Tahu untuk Wanita

Beberapa waktu lalu ketika saya browsing, sya menemukan sebuah istilah phytoestrogen. Menurut beberapa sumber, phytoestrogen paling banyak ditemukan di flaxseed kemudian kacang kedelai dan disusul tahu. Selain itu, katanya makanan sejuta umat ini, makanan yang banyak saya konsumsi ketika kuliah dan mulai ditinggalkan ketika ekonomi membaik ( baca : kerja) sangat baik untuk wanita. Oleh sebab itu, lewat tulisan ini, saya ingin membagikan manfaat olahan kedelai tersebut yang saya kumpulkan dari beberapa sumber.

Seperti yang sudah saya sebutkan sebelumnya bahwa olahan kedelai ini mengandung phytoestrogen. Phytoestrogen adalah senyawa yang berasal dari tumbuhan yang mirip dengan estrogen. Senyawa ini terutama ditemukan pada kedelai,kacang-kacangan, gandum, buah-buahan dan sayuran. Senyawa pyhoestrogen ini kemudian ditangkap oleh reseptor estrogen dalam tubuh. Seperti yang kita sudah ketahui bersama bahwa estrogen adalah senyawa yang sangat penting bagi wanita. Ketika seorang wanita memasuki masa menopause, hormon estrogennya berkurang. Oleh sebab itu, dengan mengonsumsi makanan yang mengandung phytoestrogen bisa mengurangi gejala menopause.

Ada tiga macam phytoestrogen : isoflavon, coumestan dan lignan. Isoflavon merupakan zat antioksidan yang dibutuhkan oleh tubuh untuk melawan radikal bebas. Kedelai memiliki tiga jenis isoflavon, yaitu daidzein, glisitein, dan genistein. Selain ketiga jenis isoflavon tersebut, tempe juga memiliki antioksidan faktor II (6,7,4 trihidroksi isoflavon) yang mempunyai sifat antioksidan paling kuat dibandingkan dengan isoflavon dalam kedelai. Hasil penelitian yang dilakukan di Universitas North Carolina, Amerika Serikat, menunjukkan bahwa genestein dan phytoestrogen yang terdapat pada tempe dapat mencegah kanker  payudara dan penuaan.

Selain mencegah kanker payudara dan penuaan, olahan kedelai ini juga mencegah anemia. Kandungan yang terdapat pada tempe seperti zat besi (Fe), tembaga (Cu), Seng (Zn), protein, asam folat dan vitamin B12 dibutuhkan untuk pembentukan sel darah merah yang dapat mencegah anemia. Kalsium yang dimiliki oleh tempe dan tahu ( biasanya kalsium sulfat yang digunakan produsen tahu) cukup tinggi sehingga dapat mencegah osteoporosis yang baisa jadi momok bagi wanita. Isoflavon selain melawan radikal bebas, juga berfungsi memperkuat densitas (kepadatan tulang).

Tahu dan tempe tidak hanya memiliki manfaat (khususnya untuk wanita) seperti yang dijelaskan di atas . Manfaat lain dari olahan kedelai ini adalah menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh dengan kandungan asam lemak jenuh ganda yang dimilikinya. Protein kedelai dapat mengurangi risiko penyakit jantung dengan cara membantu menurunkan LDL (kolesterol buruk) tanpa menurunkan HDL (kolesterol baik). Protein yang dimiliki oleh kedelai selain mengatasi diare juga meningkatkan produksi energi. Zat besi dalam tahu dan tempe digunakan sebagai bagian dari hemoglobin yang membantu dalam mendistribusikan oksigen ke seluruh tubuh yang membantu produksi energi. Tempe juga berfungsi sebagai anti infeksi karena antibiotika yang dihasilkan oleh karang tempe dapat meminimalkan infeksi. Kedelai dapat membantu pasien diabetes dengan masalah ginjal. Diabetes dapat menyebabkan beberapa komplikasi termasuk gagal ginjal yang ditandai dengan  adanya sejumlah protein dalam urin. Sebuah penelitian membuktikan bahwa protein kedelai dapat menurunkan protein yang ditemukan dalam air seni.

 

Source Article :

http://kesehatan.infogue.com

http://meylya.wordpress.com

http://www.kabarinews.com

Source Image :

http://macsman.wordpress.com

http://dlembayung.blogspot.com

http://berkahlangkah.com

2 thoughts on “Khasiat Tempe dan Tahu untuk Wanita

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s