When he said “I love you”

Salah satu bagian  postingan saya di sini : https://joiceyusriani.wordpress.com/2009/08/09/apakah-dia-mencintaimu/  menyebutkan bahwa cowo (agak) jarang menyebutkan kalimat sakti,  I Love You ik hou van jou ti amo Ich liebe dich mahal kita eu te amo je t’aime

Awalnya saya tidak begitu percaya dengan statement ini. Ternyata, statement ini ada benarnya juga. Dia jarang mengatakan kalimat ini kepada saya walaupun saya tahu dia mencintai dan menyayangi saya dengan tulus.

Saya tidak pernah bertanya mengapa dia sulit mengatakan kalimat itu. Apakah dia berpikir bahwa kalimat tidak perlu, yang penting hati ini yang tahu. Dia memang bukan tipe laki-laki yang suka menggombal. Kalimat yang keluar dari mulutnya yang membuat saya melayang adalah kalimat yang benar-benar tulus, bukan hanya sebuah gombalan. Dia memang beberapa kali berkata ********************** sayang Joice (banget) dan di saat yang benar-benar “tepat”
Saya kemudian berpikir mengapa perempuan sering bertanya kepada kekasihnya, “Apakah kamu mencintai saya” walaupun dia tahu bahwa kekasihnya itu sangat mencintainya. Ternyata hal ini didorong oleh kebutuhan perempuan akan dikasihi dan rasa aman. Kebutuhan akan dikasihi bukan hanya lewat perbuatan, perhatian ataupun pemberian. Perempuan sesekali butuh ungkapan kasih lewat kalimat. Mungkin buat lelaki hal ini sepele karena mereka (mungkin) pikir perempuan ini telah mengetahui bahwa lelaki ini sangat mencintai sang perempuan. FYI, kalimat ini  terdengar manis jika dikatakan oleh beloved one dan tulus. TIdak perlu sering-sering koq😉

Kedua, rasa aman. Saya mengalaminya. Saya tahu dia mencintai saya. Namun, ketika dia mengatakan kalimat ini saya merasa aman, saya merasa dia masih mencintai saya dan saya tidak perlu takut kehilangan.

Kalimat ini memang sederhana  tetapi penting khususnya untuk perempuan. Jadi jangan pernah bosan jika dia menanyakan kepada anda apakah anda mencintai dia.

To my beloved one. Thank you for loving me ^^

About joice

I am girl, sweet, attractive, charming
This entry was posted in My Stuff. Bookmark the permalink.

2 Responses to When he said “I love you”

  1. petra says:

    biar cuman 3 kata tapi susah loh

  2. torajaland says:

    Ehm,
    Ada benarnya, tapi tidak bisa digeneralisasi.

    Jadi laki-laki memang serba salah. Sering-sering bilang I Love You dianggap gombal. Sebaliknya kalau jarang-jarang, dianngap tidak punya hati.

    kickdavid.com dalam Seni bercinta.
    ^_*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s