The True Worshipper

By: Andi S

Alkitab ditutup oleh kata KASIH KARUNIA (Wahyu 22:21). Artinya, kasih karunia sangat penting dalam hidup kita. Paulus juga mengakhiri setiap suratnya dengan kata KASIH KARUNIA.

Ketika kita ditanya, siapakah murid yang dikasihi Yesus? kebanyakan dari kita akan menjawab Yohanes. Ya, Yohanes adalah murid yang dikasihi Yesus. Hal ini tercatat dalam kitab Yohanes sebanyak lima kali (dua diantaranya adalah Yohanes 19:26, Yohanes 21:20). Yohanes menulis sendiri bahwa ia dikasihi oleh Yesus. Orang yang berani mengatakan bahwa ia dikasihi Tuhan adalah orang yang mengenal KASIH KARUNIA. Yohanes menulis ini bukan karena dia GeeR atau sombong, tapi dia tahu dan yakin bahwa Tuhan mengasihi dia.

Penyembahan tanpa kasih karunia akan membuat cape, akan menghasilkan peraturan dan hukum. Namun orang yang menyembah dalam kasih karunia , tidak akan merasa cape karena dia tahu bahwa dia dikasihi oleh Tuhan. Yohanes 4 : 23 mengatakan bahwa menyembah dalam KEBENARAN. Kebenaran ini bukan kebenaran diri kita sendiri, tetapi karena kasih karunia Allah. Kita tidak mungkin memenuhi standar Allah tanpa kasih karunia. Hanya karena kasih karunia , kita layak, kita boleh bertemu dengan Allah dan kita benar di hadapannya. Kasih karunia itu adalah kasih, kebaikan, pengampunan yang sebenarnya tidak pantas kita terima. Tuhan ngasih ke kita bukan karena kita, tetapi karena Ia mengasihi kita. Salah satu contoh kasih karunia dalam alkitab adalah perumpamaan anak yang hilang. Anak bungsu ini ketika bagian warisannya habis, ia harus bekerja di kandang babi (babi buat orang Yahudi adalah haram), bahkan harus memakan sisa makanan babi. Dia sangat hina keadaannya. Bapanya setiap hari menunggunya pulang. Ketika ia pulang, Bapa nya berlari mendapatkan dia, melupakan apa yang dia lakukan dan melayakkan kembali dia menjadi anaknya. Dalam kasih karunia hanya ada penerimaan, bukan penolakan.

Karena kasih karunia, kita bisa luput dari murka Allah (Yakub 4 : 5-6a). Karena kasih karunia, kita dilayakkan. Jadi, kalau ada yang merasa tidak layak, maka orang itu telah menolak kasih karunia yang Allah tawarkan. Dalam kasih karunia ada kekuatan (2 Timotius 2:1), ada pemulihan. Terutama, dalam kasih karunia adala keselamatan (Efesus 2:8). Apa yang terjadi bila kita hidup di luar kasih karunia? –> Ibrani 12:15. Kasih karunia membuat kita bersyukur. Ayub katakan, tanpa kasih karunia hidupnya tidak akan tenang.

Kasih karunia melahirkan ketaatan. Tuhan Yesus sudah membayar lunas dosa kita. Jadi, apakah kita boleh bertekun dalam berbuat dosa? Bila seseorang bertemu kasih karunia yang benar-benar, dia tidak akan mau berbuat dosa karena kasih karunia membuat orang tersebut kagum , terpesona akan kasih karunia sehingga melahirkan ketaatan. Ketaatan kepada Allah akan melahirkan penyembahan. Kasih karunia akan menghasilkan penyembahan dalam keadaan apapun. Ayub mengajar kita untuk menerima semua dari Tuhan (Ayub 2:10).

I Yohanes 4 : 10. Dikatakan bahwa Allah terlebih dahulu mengasihi kita dan memberikan anakNya sebagai pendamai untuk dosa-dosa kita.

Bagaimana cara menerima kasih karunia?

Menerima lewat iman.  Ilustrasi: iman itu seperti gelas dan kasih karunia itu seperti air. Kita membutuhkan gelas untuk menampung air yang akan kita minum, nikmati. Begitu juga hal nya dengan kita membutuhkan iman untuk menampung kasih karunia yang kita nikmati. Ilustrasi lain, iman itu seperti jendela dan kasih karunia itu cahaya matahari dan kehidupan kita adalah rumah. Agar rumah mendapatkan sinar matahari diperlukan jendela. Agar hidup kita merasakan kasih karunia, kita perlu iman. Bagaimana bila rumah itu tidak memiliki jendela? cahaya matahari tidak dapat masuk ke dalam rumah itu. Akibatnya, jamur-jamur akan tumbuh di dinding-dinding rumah itu, rumah tersebut akan lembab sehingga membuat rumah itu tidak sehat yang akan mempengaruhi penghuninya. Begitu juga dengan hidup kita.

Bagaimana agar iman kita tumbuh? Roma 10 : 17. Iman tumbuh melalui mendengar akan firman. Dalam bahasa aslinya dikatakan mendengar, mendengar dan mendengar. Jadi, perlu berulang-ulang mendengar firman.

About joice

I am girl, sweet, attractive, charming
This entry was posted in Divinity. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s