Mengenal Serat Lebih Dalam

A : “Menurutmu seperti apa itu serat?”

B : “Yang agak kasar, berserabut, ya yang kayak gitu lah”

A : “Yang kayak rambut, yang suka nyangkut di gigi?”

B : “Yup. Tapi gak yakin itu doang sih soalnya ada buah-buah yang memperlancar tapi ga ada bagian yang kayak serabut.”

A: “Kamu salah. Agar-agar/jelly punya banyak serat kan? tetapi gak ada bagian yang berserabut gitu.Coba perhatiin pepaya yang bagian licinnya. Nah, yang licin2nya itu namanya serat.”

Kira-kira serat itu seperti apa?

Berikut adalah penjelasan mengenai serat oleh Hermin Halim, ahli gizi dan apoteker yang merupakan alumni UBAYA. Semoga bermanfaat dan menambah pengetahuan anda😀

Kita sudah sering mendengar bahwa serat makanan baik untuk kesehatan. Manfaat serat yang paling populer di kalangan masyarakat adalah “membantu pencernaan”. Belakangan ini, dengan semakin maraknya promosi “serat larut” (agar-agar dan jelly) kita pun tahu bahwa serat juga dapat menurunkan kadar kolesterol.
Serat memang penting, tetapi tahukah Anda bahwa yang kita namakan “serat” sebenarnya terdiri dari dua kelompok. Meski sama-sama serat, kedua golongan ini memiliki perbedaan yang cukup mencolok. Inilah yang disebut dengan “satu nama, dua wajah.”
Kelompok pertama disebut “serat tak larut,” yang seratnya tampak jelas berserabut, dan terasa sekali jika dikunyah. Inilah jenis serat yang sering kita lihat pada sayur berdaun hijau, umbi-umbian, jagung dalam tongkol, beras merah, dan buah-buahan pada umumnya. Sedangkan kelompok kedua, “serat larut” justru tidak kentara seratnya. Tetapi jika ditambah air, akan bercampur menjadi kental seperti jelly atau selai. Agar-agar, jelly, apel, kacang polong, buncis, havermut, dan jeruk mengandung serat jenis ini. Sungguh kontras dengan kelompok pertama. Cobalah mengiris batang kangkung dan mencampurnya dengan air, diaduk sampai kapan pun tak akan larut.
Karena kedua “wajah” ini sifatnya berbeda, maka fungsinya pun berbeda pula. Serat tak larut dapat membantu memperlancar buang air besar dan mencegah kanker usus besar dengan membantu “mendorong” sisa makanan atau kotoran supaya bergerak lebih cepat ke “bawah” sehingga lebih mudah dikeluarkan. Nah, karena sisa makanan cepat keluar, maka tidak ada waktu bagi kotoran ini untuk berlama-lama di rongga usus, sehingga tidak sempat melancarkan “jurus” pemicu kanker usus besar. Keduanya sama penting dan baik bagi kesehatan. Untuk itu, ada baiknya mengkonsumsi keduanya secara teratur.
Serat larut yang merupakan serat “tak berserat” ini dapat membantu menurunkan kadar kolesterol. Bagaimana caranya? Cukup sederhana, serat larut mampu mengikat kolesterol dari makanan maupun dari dalam tubuh, untuk dibuang bersama tinja.
Masih ada manfaat yang lebih luar biasa lagi, misalnya menstabilkan kadar gula darah. Maka serat larut ini baik bagi penderita diabetes maupun mereka yang berusaha mencegah diabetes. Rahasianya terletak pada kemampuan unik dari serat larut ini untuk menghasilkan selaput berbentuk jelly jika bercampur dengan cairan lambung dan usus. Selaput ini memperlambat pecahnya karbohidrat menjadi gula, sehingga kadar gula darah tidak akan cepat melonjak tinggi.
Di balik semua perbedaan ini, ternyata “serat bersaudara” ini masih memiliki kesamaan.  Keduanya adalah “pelangsing tanpa efek samping”. Makanan yang berserat biasanya mengenyangkan tetapi tidak menggemukkan. Karena makanan semacam ini cenderung bervolume besar, sehingga dengan cepat memenuhi rongga lambung dan menimbulkan perasaan kenyang. Tetapi sumber serat makanan biasanya berkalori rendah, maka ketika kita merasa kenyang, kalori yang masuk tidaklah banyak. Selain itu, dua bersaudara ini merupakan makanan favorit bakteri penghuni usus yang menguntungkan kita.
Bakteri ini berfungsi membusukkan sisa makanan sebelum dikeluarkan, serta membuat vitamin K dan B12. Dengan adanya kedua jenis serat ini, bakteri yang baik akan tumbuh subur, dan pertumbuhan kuman penyakit juga bisa ditekan.

About joice

I am girl, sweet, attractive, charming
This entry was posted in Healthy Life. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s