Buat Apa Punya Pacar

Buat apa punya pacar, jika orang yang ada di dekatmu adalah temanmu, sahabatmu bukan pacarmu.

Buat apa punya pacar, jika orang yang memelukmu ketika sedih, menyeka airmatamu adalah orang lain dan yang ikut bergembira ketika engkau senang adalah temanmu.

Buat apa punya pacar, jika pujiannya tidak membuatmu tersipu-sipu dan menganggap hal itu gombalan biasa. Bahkan pujian orang lain yang membuatmu tersipu-sipu dan melayang.

Buat apa punya pacar, jika kau bersenang-senang, berpetualang, melakukan hal-hal yang kau sukai, melakukan hal-hal yang berkesan, melewati momen-momen penting bersama orang lain.

Buat apa punya pacar, jika dia menuntutmu terikat padanya sementara dia tidak mengikatkan dirinya padamu.

Buat apa punya pacar, jika tangis yang dia ciptakan lebih banyak daripada senyum dan tawa pada wajahmu.

Buat apa punya pacar, jika orang yang mendengar curhatanmu, keluh kesahmu dan berita gembiramu setiap hari adalah rekanmu.

Buat apa punya pacar, jika kehadirannya tidak dapat kau rasakan.

Buat apa punya pacar, jika masih banyak orang lain yang menarik baginya.

Buat apa punya pacar, jika hatimu sering disakiti.

Buat apa punya pacar, jika kau jarang bahkan tidak pernah merasa bahagia dengan dia.

Buat apa punya pacar, jika orang lain lah yang mengetahui keadaanmu, mengingat setiap detilmu, mengerti isi hatimu.

Buat apa punya pacar jika tidak ada lagi ikatan batin.

Buat apa punya pacar jika ada orang lain yang lebih menghargai kehadiranmu dibanding dia.

Buat apa punya pacar jika jarang bahkan tidak pernah berkorban untukmu.

Buat apa punya pacar jika bukan dia yang menghangatkan hatimu ketika dingin, dan menyejukkan hatimu ketika panas.

Sumber gambar :

http://www.tdwclub.com

http://sofyangibranadhiguna.blogspot.com

About joice

I am girl, sweet, attractive, charming
This entry was posted in Others. Bookmark the permalink.

2 Responses to Buat Apa Punya Pacar

  1. taruko says:

    Buat apa ya? hehe..

    Mungkin cara berpikirnya adalah bukan menjadikan “kata pacar” sebagai bentuk subject, object, ataupun bentuk keterangan status atau sumber kesenangan..
    Melainkan menjadikannya sebagai bentuk proses/kata kerja, untuk “menjajaki” ketika kita kelak memutuskan menikahinya dan menjadikannya sahabat kita seumur hidup..🙂

  2. sora says:

    Mei Li: Ped, do you think couples should always eat together?
    Ped: Why do you ask?
    Mei Li: C’mon, just answer.
    Ped: Hmm, Not always. When my hubby is hungry, he never waits for anyone!
    Mei Li: And when you have to eat by yourself do you get bored?
    Ped: What’s wrong, Li?
    Mei Li: I’m lonely. I’ve been eating alone for almost 2 months already.
    Ped: I told you to find a boyfriend.
    Mei Li: If i have a boyfriend but he is never free to eat with me, or go anywhere with me, then what’s the point of having one then?
    Ped: Li, we don’t have the loved one so we can be with them all the time. We have them so we feel loved by someone.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s