Iman yang Menghasilkan Mujizat

Pdt. Amos Hosea

(25) Adalah di situ seorang perempuan yang sudah dua belas tahun lamanya menderita pendarahan.(26) Ia telah berulang-ulang diobati oleh berbagai tabib, sehingga telah dihabiskannya semua yang ada padanya, namun sama sekali tidak ada faedahnya malah sebaliknya keadaannya makin memburuk.(27) Dia sudah mendengar berita-berita tentang Yesus, maka di tengah-tengah orang banyak itu ia mendekati Yesus dari belakang dan menjamah jubah-Nya.(28) Sebab katanya: “Asal kujamah saja jubah-Nya, aku akan sembuh.”(29) Seketika itu juga berhentilah pendarahannya dan ia merasa, bahwa badannya sudah sembuh dari penyakitnya.(30) Pada ketika itu juga Yesus mengetahui, bahwa ada tenaga yang keluar dari diri-Nya, lalu Ia berpaling di tengah orang banyak dan bertanya: “Siapa yang menjamah jubah-Ku?”(31) Murid-murid-Nya menjawab: “Engkau melihat bagaimana orang-orang ini berdesak-desakan dekat-Mu, dan Engkau bertanya: Siapa yang menjamah Aku?”(32) Lalu Ia memandang sekeliling-Nya untuk melihat siapa yang telah melakukan hal itu.(33) Perempuan itu, yang menjadi takut dan gemetar ketika mengetahui apa yang telah terjadi atas dirinya, tampil dan tersungkur di depan Yesus dan dengan tulus memberitahukan segala sesuatu kepada-Nya.(34) Maka kata-Nya kepada perempuan itu: “Hai anak-Ku, imanmu telah menyelamatkan engkau. Pergilah dengan selamat dan sembuhlah dari penyakitmu!” – Markus 5 : 25-34

Gereja yang bertumbuh adalah gereja yang mempercayai bahwa masih ada mujizat dan  terjadi banyak mujizat. Jika ingin iman tumbuh, harus percaya bahwa mujizat masih ada.

Bagaimana agar iman menghasilkan Mujizat?

1. Iman harus disertai pengharapan

Ketika bertemu masalah, ada dua macam respon manusia. Pertama adalah putus asa. Putus asa ini kemudian menghasilkan rasa tertekan. Respon kedua adalah iman. Iman kemudian menghasilkan pengharapan. Yang membedakan seseorang mengalami kemenangan atas masalah adalah respon orang tersebut terhadap masalah yang dihadapinya.

Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat. – Ibrani 11 :1

Jadi, harapan muncul ketika ada iman. Karena imannya, wanita ini memiliki pengharapan bahwa dia akan disembuhkan. Victor Frankl mengatakan : “Ketika seorang tahanan kehilangan harapannya, maka ia kehilangan pegangan spiritualnya.”

Pengharapan hidup mencakup 5 hal yaitu : Focus, Family, Finance, Faith & Fitness.

Bagaimana caranya untuk menimbulkan iman ? dengan pendengaran pada Firman Kristus.

“Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus.” – Roma 10 : 17

2. Iman disertai tindakan

Wanita ini tidak hanya beriman dan memiliki pengharapan, ia juga melakukan sebuah tindakan untuk kesembuhannya yaitu menjamah jubah Yesus ( ay.27-28). Dalam Alkitab ada beberapa contoh lain dari orang-orang yang memiliki iman yang disertai tindakan :

Kepadamu Kukatakan, bangunlah, angkatlah tempat tidurmu dan pulanglah ke rumahmu! – Markus 2 :11

Setelah selesai berbicara, Ia berkata kepada Simon: “Bertolaklah ke tempat yang dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan.” – Lukas 5 :4

Kata Yesus kepadanya: “Bangunlah, angkatlah tilammu dan berjalanlah.” – Yohanes 5 :8

Jika pada peristiwa mujizat lainnya, orang meminta kesembuhan kepada Yesus secara face-to-face, tetapi wanita ini malah takut bertemu langsung dan hanya menjamah jubah Yesus saja. Dalam tradisi Yahudi, perempuan yang mengalami pendarahan adalah orang yang najis.

Apabila seorang perempuan berhari-hari lamanya mengeluarkan lelehan, yakni lelehan darah yang bukan pada waktu cemar kainnya, atau apabila ia mengeluarkan lelehan lebih lama dari waktu cemar kainnya, maka selama lelehannya yang najis itu perempuan itu adalah seperti pada hari-hari cemar kainnya, yakni ia najis. – Imamat 15:25

Penyakitnya membuat wanita ini terisolasi karena pendarahan adalah sesuatu yang najis sehingga dia tidak dapat bertemu langsung. Namun, halangan-halangan ini tidak mematahkan semangat dan harapannya untuk sembuh. Di tengah-tengah orang yang berdesak-desakan, dalam kondisi yang najis dan lemah dia berjuang untuk menjamah jubah Yesus.

Di India, setiap 36 jam ada satu orang Kristen yang teraniaya. Namun, orang Kristen di India bertumbuh sebanyak 23 juta.

Di Korea, pertumbuhan gereja malah mengalami penurunan. Sebuah riset mengatakan bahwa hal ini disebabkan oleh tingkat kemakmuran yang tinggi dan adanya kebebasan kehidupan bernegara yang artinya orang Kristen dapat bergerak bebas dan tidak mengalami penganiayaan.

Ketika ada halangan dan tantangan, di situ ada perjuangan untuk membuktikan iman. Jika kita berjuang dalam iman, maka mujizat akan terjadi.

3. Iman yang mendapatkan penghargaan/ pujian dari Yesus

Perempuan yang mengalami pendarahan ini takut karena setiap yang kena dengan dirinya menjadi najis. Jadi karena dia menyentuh jubah Yesus berarti Yesus ikut menjadi najis. Namun Tuhan yesus menghargai imannya.

(26) Setiap tempat tidur yang ditidurinya, selama ia mengeluarkan lelehan, haruslah baginya seperti tempat tidur pada waktu cemar kainnya dan setiap barang yang didudukinya menjadi najis sama seperti kenajisan cemar kainnya.(27) Setiap orang yang kena kepada barang-barang itu menjadi najis, dan ia harus mencuci pakaiannya, membasuh tubuhnya dengan air, dan ia menjadi najis sampai matahari terbenam. – Imamat 15 :26-27

Banyak pujian Yesus kepada orang-orang yang dianggap bermasalah :

Lalu kata Yesus kepadanya: “Pergilah, imanmu telah menyelamatkan engkau!” Pada saat itu juga melihatlah ia, lalu ia mengikuti Yesus dalam perjalanan-Nya. – Markus 10 :52

Tetapi Yesus berkata kepada perempuan itu: ”Imanmu telah menyelamatkan engkau, pergilah dengan selamat!’‘ – Lukas 7 :50

Lalu Ia berkata kepada orang itu: ”Berdirilah dan pergilah, imanmu telah menyelamatkan engkau.” – Lukas 17 :19

Tuhan memuji iman kita karena melihat perjuangan kita.

Sumber gambar :

http://motivationarea.blogspot.com

About joice

I am girl, sweet, attractive, charming
This entry was posted in Divinity. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s