Hari Ayah di Indonesia Ada gak sih?

Hari ini, 22 Desember adalah Hari Ibu untuk Indonesia. Setiap orang mengucapkan selamat hari ibu kepada ibu mereka. Beberapa orang bahkan meminta maaf, membuat kejutan dan lainnya. Bukan hanya ke ibu, tetapi beberapa pria mengucapkan juga kepada istri mereka.

Saya dari kecil memperhatikan, di luar negeri sana khususnya Amerika Serikat, mereka merayakan Hari Ayah dan sepertinya tidak merayakan hari ibu ( atau mungkin merayakan tetapi tidak seheboh hari ayah). Kemudian saya bertanya apakah Indonesia mengkhususkan sebuah hari untuk kaum ayah? Apakah ini pengaruh dari kultur di mana umumnya masyarakat di belahan dunia bagian timur lebih dekat dengan ibu daripada ayah? Sementara di belahan barat, anak-anak cukup dekat dengan ayah mereka. Apakah memang pengaruh kultur?

Sebuah sumber mengatakan alasan mengapa tanggal 22 Desember dipilih sebagai hari ibu. Karena pada tanggal 22 Desember 1928 diadakan Kongres Perempuan I di Yogyakarta yang merupakan pemersatu perempuan di Indonesia. Kongres ini dihadiri oleh tiga puluh organisasi perempuan tingkat lokal dan juga nasional. Selain hari ibu, ada juga hari anak yang jatuh pada tanggal 23 Juli. Bagaimana dengan ayah? apakah ada hari khusus untuk sang ayah? Ternyata Indonesia mempunya hari ayah yaitu 12 November yang dideklarasikan di Solo. Namun sayang, hari ayah ini tidak sepopuler hari ibu.

Sebuah sumber berita mengatakan bahwa hari ayah akan dikokohkan tahun 2013. Hal ini disampaikan oleh Ketua Dewan Pengurus Pusat Bidang Perempuan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Anis Byarwati. Menurut beliau, keluarga tidak hanya terdiri dari ibu dan anak. Ayah juga memegang peranan penting dalam keluarga sehingga tidak dapat dihilangkan.

Jika Indonesia merayakan hari ibu tanggal 22 Desember, Amerika dan lebih dari 75 negara lainnya merayakan hari ibu pada hari Minggu,pekan kedua dalam bulan Mei. Beberapa negara Eropa dan Timur Tengah merayakan Hari Perempuan Internasional ( International Women’s Day) yang jatuh pada tanggal 8 Maret.  Untuk melengkapi hari ibu, maka diadakan hari ayah. Amerika dan 75 negara lainnya merayakan hari ayah pada hari Minggu, pekan ketiga di bulan Juni. Seperti juga Hari Perempuan Internasional, beberapa negara Eropa dan Timur Tengah merayakan Hari Laki-laki Internasional pada tanggal 19 November.

Reference :

http://id.wikipedia.org

http://news.okezone.com

http://halamanputih.wordpress.com

http://www.andriewongso.com

 

Gambar :

http://en.wikipedia.org

http://www.shutterstock.com

About joice

I am girl, sweet, attractive, charming
This entry was posted in My Stuff. Bookmark the permalink.

2 Responses to Hari Ayah di Indonesia Ada gak sih?

  1. bunda nusantara says:

    Haria Ayah Indonesia tgTahun 2004 paguyuban SATU HATI lintas agama & budaya di Solo namanya Putra Ibu Pertiwi mengadakan peringatan Hari Ibu. mereka mengadakan Sayembara Menulis Surat untuk IBU, dan 70 an surat terbaik mereka bukukan. Acara Itu sangat mengharukan, ada pembacaan surat-surat terbaik dari anak SD,SMP,SMA dan Mahasiswa serta Umum. Ada sungkeman anak-anak yatim piatu pada Ibu-Ibu dari Panti Jompo. Setelah acara selesai, para peserta sayembara serempak bertanya kepada panitia, “Kapan diadakan Sayembara Menulis Surat Untuk Ayah, Kapan Peringatan Hari Ayah? Kami pasti ikut lagi.” Pertanyaan yang polos dan penuh kerinduan dan harapan itu sangat menggugah hati panitia untuk mencaritau kapan Hari Ayah. Putra Ibu Pertiwi akhirnya mencari kesegala sumber, hingga audiensi ke DPRD kota Surakarta, menanyakan kapan hari ayah, dan kalau belum ada penetapan hari ayah, siapa / lembaga apakah yang berhak menetapkan sebuah hari yang akan dijadikan Hari Ayah? DPR pun tidak tahu dan tidak bisa memberikan jawaban. Akhirnya, tahun 2006 Putra Ibu Pertiwi merasa tidak berlebihan jika mereka membuat acara Deklarasi Hari Ayah untuk Indonesia. Setelah melalui diskusi dan kajian panjang, akhirnya mereka menetapkan Hari Ayah dideklarasikan tanggal 12 November, digabungkan dengan hari kesehatan dengan semboyan “SEMOGA BAPAK BIJAK, AYAH SEHAT, PAPAH JAYA” Deklarasi dilakukan di dua tempat pada jam dan hari yang sama yakni di Solo dan Maumere Flores NTT. Dalam deklarasi itu juga diluncurkan buku “Kenangan Untuk Ayah” yang berisi 100 surat anak Nusantara, yang diseleksi dari Sayembara Menulis Surat untuk Ayah. Berita Acara Deklarasi, Teks Deklarasi, dan Buku tersebut dikirim ke Bapak Presiden SBY dan ke 4 penjuru Indonesia. Jadi Hari Ayah tanggal 12 November, bukan dideklarasikan oleh para Ayah/Bapak, melainkan oleh anak-anak dan ibu-ibu (Putra-Putri Ibu Pertiwi) sebagai sebuah hari yang dipakain anak-anak untuk mengenangkan peran dan jasa ayahnya, termasuk para bapak bangsa Indonesia dari masa ke masa. Inilah bunyi teks Deklarasi Hari Ayah. Bagaikan bumi yang gersang menantikan tetesan hujan di angkasa agar dari rahim Ibu Pertiwi terlahir semua yang hidup dan menghidupkan, demikianlah IBUNDA, merindukan curahan kasih SANG BAPAK, agar terciptalah kehidupan baru yakni Kita, SANG ANAK. BAPAK adalah pencipta KITA dari daging dan darah serta nafasnya yang tertumpah di taman IBUNDA.

    Maka Atas Berkat Rahmat Sang Pencipta Tidak berlebihan jika HARI INI 12 November 2006 kita Deklarasikan sebagai HARI BAPAK NASIONAL INDONESIA. Hari yang dipakai anak-anak untuk mengenangkan keberadaan dan peran ayahnya termasuk para Bapak Bangsa Indonesia dari masa ke masa.

    Solo, 12 Nopember 2006 Atas nama Keluarga Besar Bangsa Indonesia Putra Ibu Pertiwi

    Mari kita rayakan HARI AYAH KITA tiap tanggal 12 November sebagai Doa kita “Semaga Ayah Sehat, bijak, dan jaya…,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s