Holiday in Bandung ( 3rd Day)

  1. Kupat Tahu

Hari ketiga dimulai dengan meng-hunting travel untuk pulang ke Bandung. Baik, sebelum memulai aktivitas, ada baiknya kita sarapan dahulu. As usual, tempat sarapan utama di Simpang Dago ( ya ampun, hidup gw sekitaran Simpang Dago ya). Karena sudah lama tidak makan kupat tahu sejak kerja, saya kemudian memilih kupat tahu sebagai sarapan. Kupat tahu ini mirip dengan ketoprak hanya kupat tahu tidak menggunakan bihun hanya lontong, tahu dan tauge yang diberi bumbu kacang.

2. ITB

Setelah sarapan, saya mengunjungi Almamater saya. Rasanya kurang afdol kalau tidak mengunjungi almamater padahal udah ga banyak yang dikenal juga sih. Apalagi kalau liburan, mana ada kampus rame🙂 )

Kampus ini sangat kecil kok, jadi dari depan ke belakang cukup jalan kaki. Tempat yang saya kunjungi adalah Taman yang terletak di tengah Labtek VIII ( sekarang namanya menjadi Gdung Achmad Bakrie) yang merupakan gedung Elektro dan labtek VII ( saya lupa nama gedungnya yang sekarang) yang merupakan gedung Farmasi. Jadi sebuah joke, apakah sengaja dibuat taman di tengah-tengah Farmasi dan Elektro yang banyak mahasiswanya jadian dan sengaja dikondisikan ya J)

Taman ini berisi tanaman-tanaman obat , kosmetik dan aromatherapy dari Martha Tilaar. Cukup lumayan jenis tanaman yang di dalam. Saya jadi tahu ternyata ada tanaman sirih merah dan hitam, ada lavender, ada tanaman nona makan sirih, cocor bebek dan lainnya.

Sebenarnya hari itu saya dan teman saya berencana ke Kebun Binatang Bandung yang merupakan tetangga ITB. Selama kuliah, saya tidak pernah mengunjungi Kebun Binatang ini. Bukan karena takut  kepercayaan “Selama kuliah tidak boleh ke Kebun Binatang, nanti gak lulus” ( Well, I don’t believe it) tetapi tempat ini sudah beberapa kali saya kunjungi ketika saya sempat 3 tahun SD di Bandung. Namun, karena cuaca yang mendung dan biasanya Imlek hujan, kami akhirnya membatalkan rencana ini dan pergi ke tempat lain.

Lavender

3. Klenteng

Karena Imlek, kami ke Klenteng bukan untuk berdoa tetapi melihat keramaian dan suasana nya. Selain itu, kata temen saya ini banyak yang jualan makanan di sana. Bermodal dengan perkiraan itu, kami meluncur ke Klenteng yang ada di Jl.Klenteng dekat Jl.Gardujati.

Bau kemenyan menyambut kami ketika masuk ke pelataran Klenteng ini. Ada dua gedung Klenteng di Kompleks Klenteng ini dan satu gedung Vihara.Kami tiba sekita jam setengah sebelas dan sudah banyak orang yang memenuhi  gedung Klenteng untuk berdoa. Kami cuma mengamati dari jauh dan tidak enak untuk mengambil foto bagian dalam Klenteng karena menghormati orang yang sedang khusyuk sembahyang.

Ternyata perkiraan kami tadi meleset, tidak ada penjual makanan di dalam kompleks, hanya ada beberapa penjual makanan yang umum ( sepertinya memang selalu jualan di sana ) dan sebuah booth merchand yang berjualan di sana.

4. Nasi Campur

Katanya, makanan di sekitar klenteng yang direkomendasikan adalah Bakso Sekum.  Namun menurut teman saya, karena hari tersebut adalah Imlek, makanan juga harus yang sesuai. Ada pilihan Bak Kut dan Nasi campur. Well, Nasi campur was chosen then. Frekuensi saya makan nasi campur dapat dihitung dengan jari satu tangan. Sejauh yang saya amati, nasi campur pasti ditemani daging merah dan daging coklat ( I don’t know their name actually😀 ) serta kuah. Nasi campur yang kami kunjungi ini ( maaf, lupa nama warungnya), selain daging berwarna coklat dan merah , nasi campur juga ditemani bakso dan sate. Rasanya luar biasa nikmat. Ada juga menu lain yaitu sekba. Sekba terdiri dari jerohan B**i seperti usus, paru ( saya tidak menemukan babat), kerupuk kulit dan sayur asin dalam kuah yang rasanya sederhana namun segar. Teman saya yang penasaran dengan sekba ini juga memesan sekba. Warung makannya sederhana tetapi bersih. Ruangannya dipenuhi lukisan khas China dan lampion-lampion ( mungkin saja lampion ini ada karena Imlek). Seperti warung nasi campur lainnya, warung ini juga menjual nasi hainam. Recommended untuk dicoba🙂

Sekba

Sekian liburan saya di Bandung yang dipenuhi bukan oleh jalan-jalan tetapi mengenang masa mahasiswa ( halah) dengan mencicipi kembali makanan masa itu ( lebih halah!).

About joice

I am girl, sweet, attractive, charming
This entry was posted in Culinary & Cooking, Travelling. Bookmark the permalink.

One Response to Holiday in Bandung ( 3rd Day)

  1. teman says:

    please do come here again and i’ll take you to another culinary journey ^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s