I AM WHO I AM

3:7 Dan TUHAN berfirman: “Aku telah memperhatikan dengan sungguh kesengsaraan umat-Ku di tanah Mesir, dan Aku telah mendengar seruan mereka yang disebabkan oleh pengerah-pengerah mereka, ya, Aku mengetahui penderitaan mereka.
3:8 Sebab itu Aku telah turun untuk melepaskan mereka dari tangan orang Mesir dan menuntun mereka keluar dari negeri itu ke suatu negeri yang baik dan luas, suatu negeri yang berlimpah-limpah susu dan madunya, ke tempat orang Kanaan, orang Het, orang Amori, orang Feris, orang Hewi dan orang Yebus.
3:9 Sekarang seruan orang Israel telah sampai kepada-Ku; juga telah Kulihat, betapa kerasnya orang Mesir menindas mereka.
3:10 Jadi sekarang, pergilah, Aku mengutus engkau kepada Firaun untuk membawa umat-Ku, orang Israel, keluar dari Mesir.”
3:11 Tetapi Musa berkata kepada Allah: “Siapakah aku ini, maka aku yang akan menghadap Firaun dan membawa orang Israel keluar dari Mesir?”
3:12 Lalu firman-Nya: “Bukankah Aku akan menyertai engkau? Inilah tanda bagimu, bahwa Aku yang mengutus engkau: apabila engkau telah membawa bangsa itu keluar dari Mesir, maka kamu akan beribadah kepada Allah di gunung ini.”
3:13 Lalu Musa berkata kepada Allah: “Tetapi apabila aku mendapatkan orang Israel dan berkata kepada mereka: Allah nenek moyangmu telah mengutus aku kepadamu, dan mereka bertanya kepadaku: bagaimana tentang nama-Nya? –apakah yang harus kujawab kepada mereka?”
3:14 Firman Allah kepada Musa: “AKU ADALAH AKU.” Lagi firman-Nya: “Beginilah kaukatakan kepada orang Israel itu: AKULAH AKU telah mengutus aku kepadamu.” – Keluaran 3 :7-14

Kekristenan bukan sekedar agama. Inti dari semua agama ada 2 yaitu rule dan ritual/rutinitas. Sedangkan inti Kekristenan adalah relationship. Hubungan dengan Tuhan, dengan sesama dan dengan diri sendiri. Berbicara mengenai hubungan berarti berbicara mengenai pengenalan. Dalam alkitab, mengetahui Allah berarti mengenal dan mengalami Tuhan. Kekristenan kita harus berdasarkan pengenalan pribadi kita dengan Tuhan. Untuk mengenal, kita perlu mengalami perjumpaan dengan Tuhan seperti Musa yang mengalami perjumpaan dengan Allah.

Pada perjumpaan itu, Allah memberi tahu namaNya yaitu, AKU ADALAH AKU ( I AM WHO I AM). Bagi orang Israel, nama memiliki arti yang penting dan menunjukkan jati diri orang tersebut. Oleh sebab itu, Tuhan sering mengganti nama orang karena nama menunjukkan gambaran orang tersebut. Karena nama itu penting maka Tuhan menyatakan namaNya kepada Musa.

Pengenalan akan Allah membuat kita :

1. Kita semakin mengasihi Dia

Seperti kata pepatah, tak kenal maka tak sayang begitu juga dengan hubungan kita dengan Tuhan. Semakin kita mengenalNya, semakin kita mengasihi Dia.

2. Kepercayaan kita kepada Dia semakin bertambah

Anda tidak mungkin percaya kepada orang yang anda baru kenal bukan? Anda akan percaya kepada orang yang sudah lama anda kenal. Semakin kita mengenal Dia maka kepercayaan dan iman kita kepadanya semakin besar.

3. Membuat kita semakin kuat

Alkitab mengatakan bahwa orang yang mengenal Allahnya menjadi kuat.

Tuhan Allah menyatakan namanya kepada Musa yaitu AKU ADALAH AKU. Apa arti dari nama ini? Siapakah Allah ini? Dia adalah Allah nya Abraham, Allah nya Ishak dan Allah nya Yakub. Orang Israel sangat menghargai leluhur. Oleh sebab itu, Jika Allah adalah Allah nenek moyang mereka, berarti Dia bukan Allah yang jauh. Dia juga bukan Allah yang abstrak karena dengan jelas bahwa Dia adalah Allah Abraham, Ishak dan Yakub. Dengan menyatakan bahwa Dia adalah Allah Abraham, Ishak dan Yakub, Dia menyatakan bahwa Dia bergaul karib dengan orang-orang yang dikasihiNya. Dia adalah Allah yang dekat, bergaul akrab dengan orang-orang yang dikasihiNya dan Dia tidak abstrak.

Alkitab berkata Dia lebih dekat dari pakaian karena Dia ada di dalam hati kita. HadiratNya tidak di luar tetapi dalam hati kita. Dia bukan Allah yang jauh dan Dia rindu bergaul dengan kita, berkomunikasi dengan kita dan memiliki fellowship dengan kita. Dia masih mau berbicara kepada kita.  Ada banyak cara Tuhan berbicara kepada kita. Kepada beberapa orang, Tuhan berbicara lewat hati nurani mereka. Oleh sebab itu, jagalah hati nurani agar tetap murni dan tulus (1 Petrus 3 :16). Roh Kudus berbicara kepada hati kita. Ketika Tuhan berbicara, maka pasti akan ditepati. Tuhan selalu mendengar apa yang dikatakan oleh diri kita bahkan di dalam hati. Oleh sebab itu, hati-hati dengan perkataanmu.

Tuhan juga berbicara lewat Firman-Nya. Kadang Tuhan menunjukkan sebuah ayat dan menjadi rhema dalam hidup kita, dalam pergumulan kita. Oleh sebab itu, milikilah kepekaan dan telinga yang tajam kepada suara Tuhan.  Tuhan juga berbicara lewat khotbah yang kita dengar. Sampai sekarang Tuhan menuntun kita. Jika kita mendengar suaraNya, hidup kita akan berhasil.

Dan TUHAN berfirman: “Aku telah memperhatikan dengan sungguh kesengsaraan umat-Ku di tanah Mesir, dan Aku telah mendengar seruan mereka yang disebabkan oleh pengerah-pengerah mereka, ya, Aku mengetahui penderitaan mereka. – Keluaran 3:7 menjelaskan bahwa Tuhan kita adalah Allah yang peduli dengan umatNya, peduli dengan hidup kita, masalah kita. Dia mengasihi kita , mendengar doa yang kita ucapkan dan terlibat aktif dalam hidup kita. Salah satu contohnya adalah Yesus menjadi manusia agar dapat merasakan apa yang kita rasakan. Dia pernah merasakan dihina, ditolak, kelaparan, ditinggalkan dan lainnya. Namun ingat, Dia bukan Allah yang hanya bersimpati, tetapi Dia juga memberi jalan.

103:8 TUHAN adalah penyayang dan pengasih, panjang sabar dan berlimpah kasih setia.
103:9 Tidak selalu Ia menuntut, dan tidak untuk selama-lamanya Ia mendendam.
103:10 Tidak dilakukan-Nya kepada kita setimpal dengan dosa kita, dan tidak dibalas-Nya kepada kita setimpal dengan kesalahan kita,
103:11 tetapi setinggi langit di atas bumi, demikian besarnya kasih setia-Nya atas orang-orang yang takut akan Dia;
103:12 sejauh timur dari barat, demikian dijauhkan-Nya dari pada kita pelanggaran kita.
103:13 Seperti bapa sayang kepada anak-anaknya, demikian TUHAN sayang kepada orang-orang yang takut akan Dia.-
Mazmur 103 : 8-13.

Tuhan adalah penyayang dan murah hati (merciful). Kemurahan ( mercy) artinya kita tidak mendapatkan apa yang seharusnya kita dapatkan. Seharusnya kita mendapatkan hukuman, dikutuk, mati dan disalib karena dosa kita. Tetapi karena kemuarahan Tuhan, kita tidak mengalami hal-hal tersebut malah melainkan kita memiliki masa depan yang cerah, hidup dan keselamatan. Dia juga Allah yang penuh anugerah ( grace). Anugerah ( grace) artinya kita mendapatkan sesuatu yang tidak layak kita dapatkan. Karena kasih karunia Tuhan, kita memperoleh berkat, masa depan cerah bahkan keselamatan. Upah adalah sesuatu yang layak kita dapatkan. Namun Tuhan tidak memberikan upah kepada kita, melainkan kasih karunia. Allah juga adalah Allah yang panjang sabar ( not easily get anger).

AKU ADALAH AKU ( I AM WHO I AM) adalah kalimat present tense yang menunjukkan sebuah fakta, sebuah kejadian yang berlangsung seterusnya. I AM WHO I AM menunjukkan bahwa Dia adalah Allah masa kini bukan masa lalu. Dia adalah Allah yang tidak pernah berubah dulu , sekarang dan selamanya. Dia tetap sama. KuasaNya, kekuatanNya dan kasihNya tetap sama bahkan sampai selama-lamanya.

 

-Pdt. Agus Lutan-

Images taken from :

http://gracerestonly.blogspot.com

http://www.free-stories.net

About joice

I am girl, sweet, attractive, charming
This entry was posted in Divinity. Bookmark the permalink.

One Response to I AM WHO I AM

  1. I AM WHO I AM menunjukkan bahwa Dia adalah Allah masa kini bukan masa lalu.
    ” bukan masa lalu ” memberikan kesan bukan Allah nya Abraham, Ishak dan Yacub.
    ” bukan masa lalu ” lebih tepatnya adalah ” dan masa lalu ”
    sehingga kalimat diatas bisa menjadi
    I AM WHO I AM menunjukkan bahwa Dia adalah Allah masa kini dan masa lalu.
    Alpha dan Omega yang permulaan dan yang akhir.
    Sedikit sumbang saran dari saya handri1009@gmail.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s