9 Dari Nadira oleh Leila S Chudori

9 Dari Nadira merupakan kumpulan cerpen Leila S Chudori. Ke sembilan cerpen ini memiliki tokoh utama yang sama yaitu Nadira. Saya menyukai novel ini karena memiliki alur yang maju mundur sehingga tidak membosankan. Bahkan cerpen di no.2 bukan merupakan sekuel dari cerpen no.1. Jadi, bahkan urutan cerpennya juga mengikuti alur maju mundur.

Cerpen pertama berkisah mengenai Nadira yang mencari seruni untuk pemakaman ibunya. Ibunya ditemukan bunuh diri. Nadira memang tidak menangis tetapi memendam perasaan sedih berkepanjangan. Ceritapun kemudian mundur ketika sang ibu, ayah dan ketiga bersaudara tersebut hidup di Belanda. Cerita pun kembali mundur ke masa di mana ibu dan ayahnya bertemu dan kemudian menikah. Selanjutnya maju ke masa di mana mereka kembali ke Indonesia.

Cerpen kedua berkisah mengenai hubungan Nadira dan kakak perempuannya, Nina. Hubungan yang kadang diwarnai pertengkaran, perselisihan bahkan penuduhan. Dari masa kecil mereka hingga mereka dewasa. Seperti cerpen pertama, kadang sudut pandang cerpen berubah menjadi sudut pandang sang ibu.

Cerpen ketiga berkisah mengenai kehidupan Nadira setelah ibunya meninggal. Hubungannya dengan ayahnya yang idealis, interaksi antara anak dan ayah karena setelah ibu meninggal, Nadira tinggal bersama ayah.

Cerpen keempat berjudul tasbih. Dibanding cerpen – cerpen sebelumnya, cerpen ini lebih banyak berkisah mengenai pekerjaan Nadira, hubungannya dengan teman kerjanya dan mengenai seseorang yang mencintainya namun tidak memiliki keberanian untuk mengungkapkan.

Cerpen kelima bercerita mengenai seseorang yang mampu menarik Nadira dari kubang kesedihannya. Seseorang yang bisa membuat Nadira jatuh cinta dan memutuskan untuk menikah dengannya.

Cerpen keenam menceritakan bagaimana pernikahan Nadira mengikuti pernikahan Nina yaitu berakhir di perceraian. Mereka sudah memiliki seorang anak tetapi sang suami sudah menemukan wanita lain yang menggantikan Nadira.

Cerpen ketujuh bukan dari sudut pandang Nadira ataupun ibunya melainkan seorang pria sekantor Nadira yang sudah lama mencintainya tetapi tidak memiliki keberanian untuk mendekati apalagi mengungkapkan cintanya.

Cerpen kedelapan berkisah mengenai keluarga Tara. Deskripsi singkat tentang ayah, ibu dan saudara perempuan Tara.  Bukan hanya itu, cerpen ini juga bercerita tentang seorang gadis yang diam – diam menyukai Tara.

Cerpen terakhir bercerita bagaimana Nadira meninggalkan Indonesia untuk melupakan kesedihannya. Ia kembali ke kampusnya dan bertemua seorang pria di sana. Cerpen juga bercerita tentang rencana pernikahan kakak laki-laki Nadira.  Di akhir cerita, Nadira baru sadar bahwa dia ternyata mencintai Tara, pria yang selama ini diam-diam mencintainya. Namun sayang, Nadira terlambat.

About joice

I am girl, sweet, attractive, charming
This entry was posted in Book Review. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s