Komitmen Menulis Blog Kembali

expressyourself0741Flashback ke waktu di mana saya memulai nge-blog. Sekitar tahun 2008, blog sedang booming di antara hmmm, orang-orang kali ya jadi saya juga ikut-ikutan menulis blog. Kenapa saya membuat akun blog? simple aja, karena pengen belajar nulis. Orang mikir, wong nulis doang aja ngapain harus belajar? karena menulis itu susah mamen (mungkin untuk beberapa orang) , lebih susah daripada ngomong. Sebenarnya belajar nulis sudah dimulai sejak saya bergabung di PMK kampus saya. Saya join divisi Intermedia yang ngurusin per-media-an PMK. Divisi Intermedia dibagi menjadi 3 subdivisi : Web, Desain dan Pers. Karena saya mau belajar nulis, saya memilih untuk bergabung dengan subdiv Pers (asa wartawan gitu kalau ngomong kata “pers”). Pertama kali bikin tulisan renungan di warta Jumat (yang dibagiin pas ibadah jumatan) butuh waktu yang supeeeeeeeeeeeer lama. Bingung mau nulis apa! Akhirnya jadilah sebuah artikel yang ternyata sangat formal (komentar teman saya). Baiklah, next renungan bahasanya super santai (eh malah dikomenin santai banget sih, jadi, maunya apa?!?!?)

Back to dunia per-blog-an, saat itu banyak teman seangkatan saya bahkan kakak tingkat saya kena demam ngeblog. Mulai lah saling ngomen, saling ngelist di buddy list (Lihat saja buddy list di blog ini). Waktu itu, komen-komen di blog bisa banyak ga kayak sekarang (hiks)

Waktu awal ngeblog, semangat nulis seperti semangat 45. Apa aja ditulis! Makanya isinya kadang kuis, curhatan jarang artikel yang “berbobot” Malah justru tulisan curhatan yang biasanya kontroversi yang mengundang banyak komen.

Saya perhatikan, sejak munculnya twitter, animo menulis di blog berkurang drastis. Jelas, twitter punya kelebihan, walaupun jumlah karakter yang bisa ditulis terbatas (ya secara namanya microblog, ya mikro) dan kalau mau nulis panjang lebar harus dibagi-bagi ke beberapa twit yang jadinya nyampah di TL orang tapi tetep aja banyak yang minat. Kenapa? pertama, temen-temen si penulis bisa tahu apa yang dia tulis jadinya banyak yang komen. Kemudian, somehow jumlah karakter yang terbatas ini menarik. Kadang (atau sering) hal yang mau ditulis itu cuma sesuatu yang singkat (jadi lebih ringkes, hmmm, lebih praktis kalau di twitter).

Ya kali gara-gara twitter, wordpress ikut-ikutan ada function “follow”.

Jadi, (busyet pembahasan ke mana-mana), biar blog kurang dikomenin kayak twitter, saya mau tetap rajin nulis kembali seperti dulu.

SEMANGAAAAAAT!!!!

Doakan saya ya *sambil iket kepala*

excellently-written-paper

Harusnya mengetik blog bukan menulis blog ya. Secara nge-blog nya via mengetik

Gambar diambil dari :

Always know when to end a story

http://www.imsimplydebbie.com

About joice

I am girl, sweet, attractive, charming
This entry was posted in Others. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s