Kedai Kita Review

Pada kunjungan saya sebelumnya ke Bogor, saya tidak sempat mencicipi Pizza Bakar “Kedai Kita” yang sangat terkenal karena perut saya yang sudah penuh. Oleh sebab itu, pada kunjungan saya ke Bogor kali ini, saya ingin mencicipi Pizza Bakar yang looks very yummy.

Saya datang sekitar jam 3 sore which is jam makan siang sudah lewat. Namun, tempat nya benar-benar penuh. Pelayan-pelayannya sangat sibuk, benar -benar sibuk dan kami harus berebutan meja dengan pengunjung lainnya. Sekitar 15-20 menit kami mencari meja, ke atas, ke bawah lagi (gedung nya memiliki 2 lantai), akhirnya kami menemukan spot kosong di lantai atas. Meja nya belum dibersihkan dari piring dan gelas bekas pengunjung sebelumnya. Butuh waktu sekitar 15 menit lagi untuk pelayan merespon permintaan kami untuk membersihkan meja. Setelah itu baru kami dapat memesan. Well, pelayan-pelayannya benar-benar tampak exhauseted. Apakah kurang resource atau jumlah pengunjung yang membludak pada hari itu yang kebetulan hari libur

Kami rencananya memesan pizza (that’s the reason why I came there) dan Mie sapi lada hitam hot plate yang kedua nya adalah menu yang direkomendasi. Sayangnya, pizza nya harus stop dan kata pelayannya mungkin available 2 jam lagi sedangkan mie nya ada namun tidak hot plate. Untuk minuman kami memesan Es Teler & Es Kelapa Muda. Sekitar 15-20 menit kemudian, pesanan kami yaitu mie sapi lada hitam datang. Es teler datang sekitar mungkin 15-20 menit kemudian setelah makanan kami sudah habis bahkan ada waktu jeda antara makanan habis dan pesanan yang datang.

Kami masih menunggu sekitar 30 menit lebih untuk menunggu kepastian es kelapa muda yang sudah kami pesan dan pizza yang mau kami pesan dan tidak ada informasi sama sekali. Sangat susah untuk menarik attention pelayan untuk bertanya. Setelah mendapat attention, kami pun langsung bertanya , kemudian dijanjikan untuk dikabari namun kami dibiarkan menunggu tanpa ada jawaban. Akhirnya kami inisiatif mendatangi pelayan di counter untuk menanyakan perihal pizza dan es kelapa. Ternyata, pizza baru available masih 1 jam lagi sedangkan es kelapa nya habis.

Sampai di kasir, kami diberi struk dan dalam struk itu tertera es kelapa muda yang tidak dideliver ke kami. Jujur saya sempat kesal. Pertama, kami tidak diinfokan bahwa pesanan kami sudah habis. Kedua, how dare they put it on our bill? Ya mungkin juga akumulasi dari kekesalan menunggu tanpa jawaban (halah).

Jujur, saya sangat tidak puas dengan kunjungan saya ini. Kami mengerti jika susah menemukan meja yang kosong (berarti masakan yang ditawarkan sangat enak & terkenal). Kami mengerti tidak ada sistem antrian karena tidak semua restoran menerapkan sistem ini. Kami juga mengerti jika karyawan sangat super sibuk walaupun harapan kami personil karyawannya ditambah sehingga konsumen juga puas dengan pelayanan yang diberikan. Kami juga mengerti jika meja belum sempat dibersihkan ketika kami duduk. Kami juga terpaksa mengerti jika menu yang menjadi alasan kami datang tidak available.

Akan tetapi ada beberapa hal yang membuat kami kecewa. Sepertinya tidak ada komunikasi yang baik antar pelayan. Kami dibiarkan tanpa informasi bahwa pesanan kami habis. Bagaimana jika kami terus di sana menunggu pesanan kami tanpa kami inisiatif bertanya? wasting time bukan? Kemudian, karena pesanan itu tidak diantarkan kenapa tertera di struk? Kedua, respon pelayan. Kami toh tidak keberatan jika diinfokan pizza available masih lama, atau es kelapa pesanan kami ternyata sudah habis. Yang sangat disayangkan adalah, pelayan tidak menginfokan hal tersebut kepada kami padahal kami menunggu informasi tersebut. Perlu dijelaskan di sini adalah, kami sudah memanggil pelayan dan bertanya kemudian dijanjikan akan direspon namun ternyata tidak direspon. Mungkin kalau kami tidak bertanya dan berharap ada inisiatif dari pelayan, kami tidak berhak kecewa terhadap pelayanan (walaupun itu hal yang wajar).

Saya akan berpikir dua kali untuk mengunjungi Kedai Kita lagi. Mungkin di pagi hari kah ketika happy hour (yang artinya pengunjungnya sedikit) namun saya sudah terlanjur kecewa….

 

About joice

I am girl, sweet, attractive, charming
This entry was posted in Culinary & Cooking. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s