Berturut serta dalam Kampanye dan Pemilihan Presiden

Pertama-tama Puji dan Syukur saya panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa atas hasrat saya untuk menulis di blog meningkat tajam akhir-akhir. Ya, mungkin juga karena keinginan untuk berkicau di micro blog (baca : twitter) menurun drastis hingga 0.

Kalau dilihat-lihat sepertinya Pemilihan Presiden kali ini yang paling heboh, ramai dan terang-terangan. Kenapa mungkin? ya secara saya etikabaru (hampir) dua kali ikut pemilihan presiden. Banyak teman-teman saya seketika menjadi pengamat politik dadakan, tim sukses dadakan dan pendukung fanatik. Media massa maupun elektronik begitu bebas menyebarkan berita bahkan kampanye. Bukan hanya kampanye positif, tetapi juga kampanye hitam dan kampanye negatif. Facebook pun menjadi begitu ramai dan laku *emang kacang goreng* timeline penuh dengan share-share berita mengenai kedua capres/cawapres. Ada yang hanya sekedar share, ada yang memuji-muji jagoannya namun ada juga yang begitu fanatik dengan jagoannya hingga menghalalkan begitu banyak cara untuk menonjolkan jagoannya seperti share black campaign lawan calonnya. Efeknya adalah, banyak hubungan pertemanan menjadi putus dan rusak. Mungkin saja ada hubungan keluarga yang retak gara-gara timeline facebook. Ya, salahkan saja facebook! Facebook emang biang masalah! *upppssss… ampun om mark zuckerberg, saya cuma becanda. beneran deeeh*

sbyDi atas semua kebebasan berpendapat itu, kebebasan meliput, kebebasan membagi berita, kebebasan berkampanye di media, bahkan sampai disalah gunakan untuk berkampanye negatif dan hitam, kita harusnya bersyukur atas kebebasan yang diberikan kepada kita. Bersyukur karena kita bisa berpendapat mengenai jagoan kita, bersyukur hak bersuara tidak dikekang, bersyukur karena bisa share-share berita (yang belum tentu benar) seenak dewe. Jadi, berterima kasihlah kepada Pak Presiden kita saat ini, Bapak Susilo Bambang Yudhoyono (dan sudah diinisiasi oleh presiden-presiden sebelumnya) atas kebebasan yang diberikan. Dibalik menye-menye nya yang membuat publik seolah-olah gerah dan geram, dia masih memberikan kebebasan bahkan untuk orang-orang yang menjelek-jelekkan dirinya.

Makasih lho ya pak…

Semoga setelah bapak pensiun dari posisi presiden, bisa menikmati hidup bersama cucu-cucu yang ganteng dan cantik, mungkin bisa menemani ibu hunting foto.

Semoga, presiden kita yang ke-tujuh ini bisa tetap memberikan kepada kita, rakyatnya untuk berpendapat dan bersuara.

 

Selamat memilih teman-teman!

Source Image :

http://www.baratamedia.com

http://nurprasetia.wordpress.com

About joice

I am girl, sweet, attractive, charming
This entry was posted in My Stuff. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s