Review Pembersih Muka (part II)

Kira-kira setahun saya “lepas” dari cream-cream beauty center. Lepas dari “keterikatan” cream ini tidak mudah. Awalnya saya memutuskan untuk berhenti karena keadaan kulit saya makin bergantung dan tidak membaik. Sebelumnya tujuannya untuk menghilangkan bekas jerawat (dan mencegah jerawat tentu saja) tetapi sejak datang ke Jakarta cream yang diberikan kepada saya bukan lagi menghilangkan bekas jerawat tetapi mengobati jerawat. Kulit saya juga menjadi lebih sensitif jadi toner yang sebelumnya dikasi akhirnya dihentikan karena kulit saya agak iritasi (saya tidak diberikan milk cleanser).

Berhenti dari perawatan tidak mudah. Jerawat saya tetap muncul. Saya sudah pernah mencoba face wash tea tree oil maupun tea tree oil namun kulit saya mengalami iritasi. Setelah googling akhirnya saya memutuskan mencoba propolis yang harganya tidak murah. Sesuai yang sudah diberitahukan sebelumnya penggunaan pertama propolis ini akan menimbulkan jerawat, kulit juga jadi jelek tetapi lama kelamaan jerawat hilang dan kulit mulus. Jerawat nya sih hilang tetapi bekasnya tidak. Saya akhirnya berhenti menggunakan propolis tetapi masih menggunakan sabun bayi sebagai pencuci muka. Namun sabun bayi somehow membuat kulit saya khususnya dekat area mulut kering. Saya kemudian mencari-cari kira-kira sabun apa yang cocok.

sabun pepaya

Sabun Pepaya mustika ratu

Saya teringat waktu SMA pernah menggunakan sabun pepaya. Saya kemudian googling kembali dan mengetahui bahwa banyak sabun pepaya palsu yang beredar. Akhirnya pilihan mengerucut menjadi dua pilihan : sabun pepaya mustika ratu dan sabun pepaya dr.Boyke (maaf saya lupa brand nya). Nah beberapa orang mengatakan menggunakan sabun pepaya mustika ratu beberapa juga menggunakan sabun pepaya dr.Boyke. Saya mencoba kedua sabun tersebut (walaupun sabun mustika ratu sebenarnya sabun badan). Somehow, saya memilih mustika ratu karena rasanya lebih cocok (walaupun gak beda jauh dengan sabun dr.Boyke) dan availability nya jauh lebih tinggi (sabun dr.Boyke jarang ditemukan bo’).

Selain itu, saya juga mencari via google (google, you really help me) bagaimana mengecilkan pori-pori. Mbah google memberitahukan untuk menggunakan toner. Saya pun teringat bahwa saat perawatan di beauty center, saya diberikan toner untuk membersihkan sisa-sisa sabun dan (mungkin bisa) mengecilkan pori-pori tapi saya berhenti menggunakan toner karena bikin kulit saya iritasi. Ternyata yang membuat kulit iritasi ketika menggunakan toner adalah alkohol yang dikandung. Menurut mbah google, toner yang banyak dipakai adalah viva, ponds dan wardah. Ponds saya coret karena pernah saya menggunakan face wash nya tetapi tidak cocok. Akhirnya saya membandingkan viva dan wardah lagi. Banyak review tentang viva dan hampir semua positif. Sedangkan wardah, hanya sedikit review dan ada beberapa yang negatif. Akhirnya saya memilih untuk mencoba viva. Saya pun mencari viva apa yang cocok untuk kulit saya. Ada beberapa yang digunakan blogger, ada yang menggunakan green tea (ada kandungan tea tree oil), ketimun, lemon dan bengkoang. Sebagian besar pengguna memiliki jenis kulit berminyak dan jerawat (sepertinya jenis kulit ini yang paling banyak menggunakan perawatan wajah). Ada juga yang kulit berminyak tetapi cocok menggunakan bengkoang. Jadi pilihan itu cocok-cocoka. Beberapa penulis kurang cocok dengan viva lemon. Pilihan saya kemudian mengerucut menjadi green tea dan ketimun. Akhirnya saya memutuskan untuk mencoba keduanya.

Oh iya, berdasarkan sebuah sumber yang pernah saya baca, biasanya orang mencuci muka dahulu, lalu menggunakan milk cleanser lalu toner. Yang benar adalah membersihkan muka menggunakan milk cleanser dahulu lalu mencuci muka dan terakhir membersihkan muka menggunakan toner.

Biasanya saya menggunakan milk cleanser hanya untuk membersihkan sisa make up. Jadi kalau tidak pakai make up, saya tidak menggunakan milk cleanser. Awalnya saya rajin sekali menggunakan toner (salah satu blog yang saya baca malah sampai lima kali). Mencuci muka di pagi hari, siang hari setelah mencuci muka menggunakan air (saya tidak menggunakan sabun ketika siang hari menghindari kulit saya menjadi kering. Kadang malah tidak saya bersihkan :D), sore hari dan sebelum tidur. Namun sekarang saya menggunakan sesuai kebutuhan. Seringnya saya hanya menggunakan dua kali yaitu pagi hari dan sore hari. Kalau sebelum tidur muka saya tidak berminyak, saya tidak mencuci muka soalnya takut kering😀

Hari pertama saya menggunakan green tea, kok rasanya kulit saya agak iritasi ya. Namun saya tetap melanjutkan menggunakan green tea sampai habis. Kulit rasanya bersih, lembut walaupun ada cekit-cekit dikit di wajah ketika menggunakan viva. Setelah itu saya mencoba yang ketimun. Kulit rasanya bersih tetapi kok kurang nendang rasanya dibanding green tea. Akhirnya setelah habis, saya memutuskan untuk membeli green tea (walaupun masih galau mau beli green tea, ketimun atau kedua nya).

Milk Cleanser Green Tea

Milk Cleanser Green Tea

Toner Green Tea

Toner Green Tea

Milk Cleanser Cucumber

Milk Cleanser Cucumber

Toner Cucumber (Astringent)

Toner Cucumber (Astringent)

Kebetulan ketika datang ke supermarket, saya bertemu dengan SPG Viva. Awalnya saya bertanya mengenai pelembab green tea. Kata SPG nya, green tea itu untuk kulit normal yang berjerawat. Jadi untuk kulit berminyak seperti saya, mendingan menggunakan lemon karena lemon itu mencegah jerawat untuk kulit berminyak. Bisa juga diselang-selingin dengan ketimun karena ketimun untuk mengurangi kandungan minyak jadi mencerahkan wajah. Karena dipengaruhi oleh mbak SPG, akhirnya saya membeli kedua nya baik tonernya maupun milk cleanser nya. Kedua nya masih saya gunakan hingga saat ini dan sabunnya masih tetap sabun pepaya mustika ratu (kadang SPG nya bingung karena sabun ini adalah sabun badan). Kulit saya tidak kering, lembut ya kadang ada bruntusan dikit dan jerawat sesekali. Saya maklumi wong kulit saya berminyak. Namun, bruntusan & jerawatnya tidak separah, sesering muncul dan sebesar sebelumnya. Kulit saya pun cerah. Overall, saya puas dengan produk-produk ini.

Milk Cleanser Lemon

Milk Cleanser Lemon

Toner Lemon

Toner Lemon

Awalnya ketika menggunakan viva, saya agak gengsi. Harganya murah banget (gak sampai 5rb kecuali green tea tetapi gak sampai 6rb juga). Kan merek viva ini yang pake paling ibu-ibu atau orang-orang di desa yang akses untuk membeli segala macam produk yang lagi ngetrend. Selain itu, saya awalnya agak meragukan khasiatnya wong gak spektakuler gitu mereknya. Saya memilih untuk mencoba karena toh murah dan beberapa bloger bilang ok. Ternyata saya malah cocok.

Menurut saya, viva ini kan dibuat untuk daerah tropis (ingat kan slogannya). Makanya walaupun murah, produk ini cocok untuk kita yang hidup di daerah tropis. Ada beberapa blog yang mengatakan kandungan viva ini alami jadi aman untuk kulit. Nah banyak kan produk-produk mahal dari luar negeri tetapi gak cocok sama kulit kita. Ya jelas, wong produk-produk itu diramu sesuai iklim mereka bukan iklim kita.

Jadi saya, mari mencintai dan menggunakan produk-poroduk Indonesia.

Oh iya, beberapa waktu lalu SPG yang jualan sabun pepaya mustika ratu menyarankan menggunakan sabun mutiara mustika ratu karena sabun ini sabun muka yang diramu untuk kulit berminyak. Saya menggunakannya mulai hari ini dan akan melakukan observasi beberapa hari. Bagus gak bagus, akan saya tulis review nya di sini.

Sabun Mutiara Mustika Ratu

Sabun Mutiara Mustika Ratu

 

image resources :

http://www.vivacosmetic.com

http://idhanp.blogspot.com

About joice

I am girl, sweet, attractive, charming
This entry was posted in My Stuff. Bookmark the permalink.

2 Responses to Review Pembersih Muka (part II)

  1. Merry says:

    Aku pakai milk cleanser dan astringentnya viva juga nih, pertama coba lemon, lalu cucumber, balik lagi ke lemon, bentar lagi mau cobain green tea hihihi…

    BTW salam kenal ya~

    http://farrelandmerry.blogspot.co.id/2015/09/viva-milk-cleanser-astringent-lemon.html

    http://farrelandmerry.blogspot.co.id/2015/07/viva-milk-cleanser-astringent-cucumber.html

  2. venita says:

    aku juga pake viva milk cleanser yg green tea, dan itu ampuh bgt buat ngatasi jerawat, sekali pake jerawat langsung menciut.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s