Kuliner di Malang part III

Liburan tahun baru kemarin, saya mengunjungi beberapa tujuan kuliner di Malang.

Siapa tahu ada yang butuh rekomendasi, monggo dilihat-lihat.

  1. Ronde Titoni

????Sejak pertama kali saya ke Malang, saya penasaran dengan salah satu minuman khas Malang yaitu Angsle. Akhirnya kali ini kesampaian juga. Ada beberapa penjual angsle di Malang namun menurut salah satu artikel, hanya ada beberapa depot yang menjual angsle enak. Salah satu nya adalah Titoni. Beralamatkan di Jl. Zainul Arifin, Depot ini cukup ramai dikunjungi oleh pembeli. Adapun minuman yang dijual adalah angsle, ronde basah, ronde kering dan kacang kuah. Minuman ini sangat cocok untuk menemani suhu kota Malang di malam hari yang cukup dingin.

Selain minuman, depot ini juga menyediakan roti goreng dan cakwe untuk menemani anda ????menikmati minuman. Kami memesan ronde basah dan angsle. Isi ronde basahnya adalah semacam bakso dari tepung beras (atau kanji?) yang diisi gula merah, jadi kayak klepon dan ditaburi kacang tanah goreng dan air jahe. Cukup hangat untuk cuaca yang dingin tetapi ronde nya kurang nendang seperti yang pernah saya temukan di jogja soalnya isiannya kurang rame.

Angsle adalah minuman dari santan cair yang isinya kacang hijau, potongan roti tawar, sagu mutiara, ketan putih, kacang tanah goreng dan petulo . Rasanya enak banget dan mengenyangkan, sayang kurang panas minumannya. Karena kami belum pernah mencoba angsle di tempat lain, jadi buat saya rasanya enak banget dan cocok untuk menghangatkan badan saat cuaca yang dingin.

Angsle dan Ronde basah

Angsle dan Ronde basah

  1. Tahu Lontong “Lonceng”

????Terletak di Jl.Laksamana Martadinata no.66, tidak jauh dari Klenteng Pasar Kebalem. Konon, daerah tersebut dinamakan lonceng karena pada zaman Belanda, ada lonceng besar di dekat lokasi Klenteng. Kami mengetahu depot ini dari salah satu video mengenai kuliner Malang yang diunggah ke youtube. Ternyata makanan yang dijual tidak beda dengan depot lainnya, yaitu tahu telor dan tahu lontong. Karena sudah agak kenyang kami memesan dua porsi untuk empat orang. Sebenarnya satu porsi cukup untuk satu orang. Tahu telor disajikan bisa dengan lontong ataupun nasi, tergantung selera pembeli. Cukup

Berbagai macam bumbu

Berbagai macam bumbu

enak menurut kami dan petisnya tidak menusuk. Hanya saja, untuk lidah penyuka pedas seperti kami, tahu telor yang dijual kurang pedas dan sedikit kemanisan.

Pembeli yang datang ke depot ini cukup banyak baik yang makan di tempat maupun

dibawa pulang. Rasanya cukup lumayan dan bisa dinikmati oleh orang yang belum terbiasa dengan petis.

 

 

 

Bisa pakai nasi, bisa pakai lontong

Bisa pakai nasi, bisa pakai lontong

  1. STMJ Bengawan Solo

Karena cuaca Malang yang cukup dingin terutama malam hari, banyak penjual minuman hangat di malam hari di kota ini. Selain angsle, minuman yang banyak dijual di kota ini adalah Susu Telor Madu Jahe (STMJ).

Setelah ibadah tutup tahun di Gereja (sekitar jam satu dini hari), kami sebenarnya berencana untuk mengunjungi STMJ Glintung yang berada di ruko dekat SMP 5. Namun karena kami tidak menemukan STMJ Glintung, kami kemudian melipir ke STMJ Bengawan Solo.

STMJ Bengawan Solo berlokasi di Jl.Tumenggung Suryo (atau biasa disebut Bengawan Solo). Di lokasi tersebut ada dua depot STMJ yang berdekatan. Kami memilih depot ini karena lebih rame. Depot ini juga dipilih oleh anak muda untuk nongkrong di malam hari.

Berbagai varian STMJ dijual di depot ini. STMJ original, STMJ special dan lainnya. Selain itu, varian di mana salah satu komponennya tidak ada seperti SMJ juga dijual di depot ini. Untuk menemani pembeli menikmati STMJ nya, depot ini juga menyediakan penganan ringan seperti roti baka dan lainnya.

Setelah menikmati STMJ, badan menjadi lebih segar dan mata pun lebih melek untuk melanjutkan petualangan di hari pertama tahun 2015.

  1. Pos Ketan Legenda KWB
Selalu rame!

Selalu rame!

Pos Ketan yang berlokasi di dekat Alun-alun batu ini sangat terkenal sesuai namanya, legenda. Buka dari sore hari hingga dini hari, pos ini tidak pernah sepi dari pembeli. Kami mengunjungi pos ini sekitar pukul tiga dini hari dan masih sulit menemukan tempat duduk. Pembeli yang mengunjungi pos ini pun beberapa terpaksa nangkrik di emperan trotoar karena tidak mendapat tempat duduk. Akhirnya ada meja kosong di dalam ruangan. Segera kami pun menuju meja kosong ini. Ruangannya kurang ventilasi dan sedihnya, banyak perokok di dalam jadi sedikit pengap. Akhirnya kami bisa pindah ke bagian luar.

Ketan yang dijual cocok untuk mahasiswa dari segi jumlah porsi maupun harga. Varian ketan kukus yang dijual juga banyak : ketan duren susu, ketan susu keju, ketan bubuk dan lainnya. Selain ketan, ada juga berbagai macam minuman yang dijual untuk menemani ketan kukus.

Ketan duren susu dan Ketan keju susu

Ketan duren susu dan Ketan keju susu

Rasanya enak seperti ketan kukus yang pernah saya coba di salah satu angkringan di Jakarta dengan porsi lebih sedikit dan harga lebih murah. Namun saya belum menemukan keistimewaan ketan kukus yang dijual pos ini. Namun mungkin karena sudah melegenda, pembeli yang datang pun selalu buanyaaak buangeet.

  1. Burger Buto
Buto long special

Buto long special

Berlokasi di Kedai 27, Jl.Sarangan, kedai ini ramai dikunjungi oleh pembeli bahkan kami masuk waiting list. Saya tidak tahu apakah setiap hari ada waiting list atau kebetulan saat itu banyak tempat makan yang ditutup jadi banyak calon pembeli makanan ke kedai ini.

Buto dalam bahasa Jawa artinya raksasa. Jadi, burger yang dijual di kedai ini berukuran raksasa. Menu andalannya adalah berbagai varian buto ijo, burger buto dan buto long (mirip hot dog). Selain itu, kedai ini juga menjual nasi bakar. Kami ingin mencoba buto ijo ataupun buto long. Sayangnya hampir semua sudah habis hanya tersisa buto long spesial dan burger buto. Selain itu, ada berbagai macam minuman yang dijual di kedai ini.

Rasanya enak menurut kami. Daging nya pas, kejunya pas dan roti nya pun pas. Bahkan untuk harga segitu, porsi nya pas bangeeeeet. Cukup direkomendasikan untuk yang penasaran dengan burger jumbo atau mau makan dalam porsi besar.

  1. Putu Lhanang Celaket
Tiap jenis harganya Rp 10.000 isinya 10

Tiap jenis harganya Rp 10.000 isinya 10

Berlokasi di Jl.Jaksa Agung Suprapto (Celaket) dan sepertinya jalan ini termasuk salah satu jalan besar di Malang (terlihat dari trafik nya dan putaran baliknya). Kami cukup sulit menemukan tenda ini. Beberapa kali bolak balik akhirnya kami menemukan tenda putu lhanang celaket yang di pojokan jalan kecil. Benar-benar amazing saat kami menemukan tenda ini karena pembeli yang datang cukup banyak. Bahkan salah satu pembeli nyeletuk, “Ngantrinya sejam, makannya cuma 15 menit”. Kami tiba sekitar jam delapan (menurut salah satu situs, tenda nya sudah dibuka dari jam lima). Sempet bingung antriannya dari mana karena tidak ada nomor antri. Namun salah satu pembeli mengatakan penjual nya hapal siapa yang duluan datang dan pesanannya apa.

Berdasarkan pengalaman kami, ingat pesanan sebelum dan sesudah anda karena walaupun penjualnya klaim ingat semua tetapi pesanan saya hampir kelewat. Untungnya saya beberapa kali menanyakan pesanan saya dan mengingat pesanan sesudah saya.

Selain putu, jajanan lain yang dijual adalah lopis, klepon dan cenil. Selain itu pembeli bisa ????memilih campuran yang isinya keempat macam jajanan ini. Rasanya enak dan emang benar-benar enak. Putu yang dijual rasanya enak dan matang seutuhnya karena ada beberapa putu yang dijual oleh penjual putu keliling tidak matang seutuhnya. Saya sebagai pecinta lopis juga memiliki kriteria untuk mengatakan lopis tersebut enak. Ketan lopisnya harus padat dan enak serta rasanya pas, kelapa parutnya juga harus enak dan gula merahnya harus kental, manisnya dan rasanya pas. Nah, lopis yang dijual di sini memenuhi semua kriteria tersebut. Klepon dan cenilnya juga enak. Lumayan worthy untuk pegal-pegal berdiri nunggu pesanan untuk rasa yang luar biasa. Saran lainnya, persiapkan kaki dan betis anda untuk ngantri :p

  1. Depot Susu Ganesha KUD Batu

Siang hari ketika kami mengunjungi Alun-Alun Batu, ada satu depot yang sangat ramai dikunjungi bahkan antrian pembeli sampai ke luar. Depot tersebut ternyata menjual susu yang didistribusikan oleh KUD Batu (KUD nya sendiri bisa kita temukan ketika dalam perjalanan ke batu). Depot ini terletak di depan Pos Ketan Legenda. Sebenarnya ada tiga depot susu di area tersebut, satunya pas di samping depot susu ganesha, namanya ganesa. Satunya lagi di samping pos ketan legenda. Somehow, hanya depot susu ganesha ini yang ramai dikunjungi pembeli.

Selain menyediakan susu yang bisa dinikmati pengunjung di tempat, depot ini juga menyediakan berbagai macam cake dan kue basah untuk menemani pembeli menikmati suus hangat. Depot ini juga menjual susu cair dalam kemasan (botol) yang cuma tahan lima jam di luar lemari es, satu hari dalam lemari es dan 5 hari dalam freezer juga yoghurt.

Beberapa tujuan kuliner yang gagal dikunjungi :

  1. Surabi Gendud

Sekitaran daerah kampus UB, Depot ini berlokasi di Jl. M. Panjaitan. Akhirnya dengan bermodalkan gps, kami pun berpetualang mencari depot ini. Karena kami tidak berhasil menemukan depot ini walaupun sudah di Jl.Panjaitan, kami pun pertanya ke warga sekitar. Ternyata depot ini berlokasi di kiri jalan (kalau dari kota Malang), sebelum Mesjid dan sesudah toko sepatu.

Berdasarkan situs yang kami baca, surabi ini dinamakan gendud sesuai porsinya yang besar. Harga yang idtawarkan masih cocok dengan kantong mahasiswa dan rasanya enak, lembut dan gurih.

Sayang nya, ketika kami tiba, depot ini tutup. Mungkin masih liburan tahun baru.

  1. Tahu Mlothot

Selain tahu lontong “lonceng”, tempat ini juga direkomendasikan oleh video kuliner di youtube. Lokasi nya di Jl.Pahlawan Trip dekat Jl.Ijen. Tahu yang dijual digoreng crispy dengan isian daging ayam. Karena rasanya pedas, makanya dinamakan mlotot. Namun pembeli bisa memilih varian tahunya : original, cukupan dan pedas. Benar-benar menggiurkan!

Setelah masuk ke Jl.Pahlawan Trip bahkan hampir ke ujungnya, kami tidak menemukan tenda tahu mlothot. Berdasarkan video, tahu mlothot dijual di tenda dengan pembeli duduk di emperan trotoar, bukan di depot. Karena tidak berhasil menemukan, kami pun bertanya kepada satpam salah satu restoran di Pahlawan Trip. Menurut pak satpam, tahu mlothot ini warkop dan jualan di depan bakso bakar pahlawan trip dan mulai berjualan malam hari. Sayangnya ketika kami tiba, tidak ada tanda-tanda warkop nya dibuka. Mungkin masih suasana liburan.

  1. STMJ Glintung

Depot STMJ ini direkomendasikan oleh adik saya. Berlokasi di ruko depan SMP 5. Sayangnya ketika kami melewati jalan tersebut, kami tidak menemukan depot ini. Ternyata, ketika siang hari tanpa sengaja melewati jalan ini, kami menemukan depot ini paling depan dari deretan ruko dan tutup (seperti umumnya depot minuman hangat yang mulai buka saat malam hari).

 

About joice

I am girl, sweet, attractive, charming
This entry was posted in Culinary & Cooking. Bookmark the permalink.

One Response to Kuliner di Malang part III

  1. Pingback: 15 Tempat Wisata Kuliner di Malang Paling Terkenal Untuk Dikunjungi | indonesiatraveler2016

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s