Mental Peminta dan Sentul Paradise Park

Jadi, hari Minggu kemarin tanggal 30 Agustus kami sekeluarga rencana ke Villa Aman di Sini. Sebelum ke Sentul, kami singgah sebentar ke pasar. Salah satu bahan makanan yang saya beli adalah bawang merah. Saya memberikan uang Rp50rb ke penjualnya. Karena tidak ada uang kembalian, penjual pun mencari-cari penjual atau orang lain untuk menukarkan uang 50rb itu.Akhirnya penjual memutuskan untuk menukarkan dengan… pengemis yang ada di dekatnya. Cukup kaget saya lihatnya dan sepertinya pengemisnya malu-malu gitu (sepertinya ketahuan gitu. hahaha). Daaaan… bisa dituker…

Kami pun melanjutkan perjalanan kami ke Sentul. Keluar dari Sentul City dan mulai masuk perkampungan, pungutan-pungutan pun mulai bermunculan. Laki-laki masih kuat, sehat berdiri agak di tengah jalan menadahkan kardus untuk diisi uang receh oleh orang yang lewat. Sepanjang yang saya perhatikan, sekitar 500m – 1km pasti ada peminta-minta ini. What’s wrong with these people? Apakah mental peminta-minta itu terlalu dalam di karakter/cara berpikirnya?

Unfortunately, Villa Aman di Sini di reserve sehingga kami mengganti tujuan kami ke Sentul Paradise Park. Jalanannya parah banget. Peminta-minta pun masih tetap bermunculan. Ketika belok ke jalan menuju Air Mancur ini, kami diminta retribusi sebesar Rp2.000 katanya untuk perbaikan jalan (ya ntah lah yaaa…) Menuju Air Mancur, peminta-minta pun masih bermunculan. Kendaraan yang pergi dan pulang diminta (jadi bolak-balik dimintain).

Akhirnya kami pun tiba dan jalanan tetap jelek & rusak. Tiket masuk untuk weekend adalah Rp30rb/orang (weekdays 35rb, hari spesial 40rb dan turis 50rb). Sedangkan mobil dikenakan Rp10rb. Air Mancurnya tidak begitu spesial menurut saya. Dengan kondisi jalan yang rusak seperti itu, tempat nya yang tidak begitu bagus dan fasilitasnya kurang ok, menurut saya harga segitu OVERPRICED.

So, kenapa wisata alam nya tidak didukung dengan jalan yang baik, fasilitas yang agak memadai tetapi dikenakan harga yang kemahalan. Kemudian, heran aja jiwa peminta-minta begitu melekat pada orang-orang muda bahkan anak-anak. Sedangkan pengemis yang duitnya banyak, ga heran sih soalnya udah sering lihat pengemis kaya tapi tetap banyak orang yang memberikan receh.

About joice

I am girl, sweet, attractive, charming
This entry was posted in Others. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s